Dua Siswa SMAN 1 Sampang Dikukuhkan sebagai Paskibraka Jatim 2026, Kebanggaan Keluarga dan Bumi Sampang
Dua Siswa SMAN 1 Sampang Dikukuhkan sebagai Paskibraka Jatim 2026, Kebanggaan Keluarga dan Bumi Sampang
SURABAYA_OKEFIT.ID – Dua pelajar asal Kabupaten Sampang, Sofia Ulfa dan Moh. Ali Sulton, siswa SMAN 1 Sampang, mencatat pengalaman membanggakan setelah resmi dikukuhkan sebagai bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Pengukuhan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dalam rangka persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026) Sore.
Sebanyak 76 anggota Paskibraka dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur mengikuti prosesi pengukuhan. Mereka selanjutnya dipersiapkan untuk menjalankan tugas penting dalam rangkaian upacara kemerdekaan.
Bagi Sofia dan Moh. Ali Sulton, kesempatan tersebut bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah upacara. Mereka membawa nama sekolah, keluarga, sekaligus Kabupaten Sampang di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Keduanya harus melewati proses seleksi dan pembinaan sebelum akhirnya dipercaya menjadi bagian dari pasukan yang mengemban tugas kehormatan tersebut.
Keikutsertaan dua siswa SMAN 1 Sampang itu pun mendapat apresiasi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sampang, Mas’udi Hadiwijaya, S.Pd., M.Pd.
Mas’udi memberikan apresiasi atas capaian keduanya. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah dan dunia pendidikan di Kabupaten Sampang.
“Ini merupakan capaian yang membanggakan. Sofia dan Moh. Ali Sulton tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama SMAN 1 Sampang dan Kabupaten Sampang,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman menjadi Paskibraka dapat membentuk karakter keduanya menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, serta memiliki semangat pengabdian.
Kebanggaan juga dirasakan keluarga Sofia. Ibu Fadilah, orang tua Sofia, mengaku bersyukur melihat putrinya mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka Jawa Timur.
“Sebagai orang tua, kami tentu merasa sangat bangga dan bersyukur melihat Sofia mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi Sofia sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga,” tutur Fadilah.
Menurut Fadilah, proses yang dijalani Sofia memberikan banyak pelajaran berharga. Tidak hanya tentang kedisiplinan dan tanggung jawab, tetapi juga tentang perjuangan, kebersamaan dan menghargai sebuah proses. (Fit)




