40 Tahun Berlalu, Persahabatan Alumni SMPN 5 Pamekasan ’86 Tak Lekang Waktu
40 Tahun Berlalu, Persahabatan Alumni SMPN 5 Pamekasan ’86 Tak Lekang Waktu
PAMEKASAN_OKEFIT.ID — Empat puluh tahun berlalu. Rambut yang dulu hitam kini sebagian memutih, langkah tak lagi secepat ketika mengenakan seragam putih-biru. Namun, ketika bertemu kembali, jarak waktu seolah lenyap.
Canda tawa kembali pecah. Nama-nama lama kembali dipanggil. Cerita masa remaja yang pernah tersimpan selama puluhan tahun kembali menjadi bahan tertawaan.
Itulah suasana Family Gathering Alumni SMPN 5 Pamekasan Angkatan ’86 yang berlangsung di New Harton Campglong, Sampang, Minggu (9/8/2026).
Mengusung tema “Satu Rute, Satu Kenangan, Satu Tujuan”, kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa setelah para alumni meninggalkan bangku SMP pada 1986.
Uniknya, perjalanan menuju lokasi tidak dilakukan dengan kendaraan mewah atau kendaraan pribadi. Para alumni justru memilih odong-odong untuk berangkat bersama.
Pilihan sederhana itu justru menciptakan suasana yang berbeda. Sepanjang perjalanan, gelak tawa dan gurauan mengalir tanpa sekat.
Seolah-olah usia puluhan tahun yang memisahkan mereka mendadak berhenti. Para alumni kembali menjadi anak-anak SMP yang sedang melakukan perjalanan bersama teman-temannya.
Bagi Ketua Panitia sekaligus Penggagas JJB, Nuraini, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda berkumpul. Ada kerinduan yang ingin terus dirawat.
“Ini yang diimpikan oleh para alumni untuk tetap terus bersilaturahmi. Selain obrolan di WhatsApp Kompak dan Rukun Alumni SMPN 5, kami juga mengumpulkan teman-teman untuk terus merajut tali silaturahmi di darat,” ujar Nuraini.
Menurut Nuraini, gagasan kegiatan tersebut bermula dari spontanitas. Namun, semangat kebersamaan para alumni membuat acara dapat terlaksana.
Dukungan dari sesama alumni juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Nuraini secara khusus menyampaikan terima kasih kepada H. Taufik, Syafii, dan Lina Kurniawati yang turut memberikan dukungan pendanaan.
“Gagasan ini hanya spontanitas saja. Yang membuat kegiatan ini lancar ada dukungan dari rekan-rekan alumni yang mensponsori kegiatan,” katanya.
Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama. Suasana semakin cair ketika para alumni menikmati kuliner sembari bertukar cerita.
Tidak ada jarak antara satu dengan lainnya. Tidak ada sekat profesi maupun status sosial. Yang tersisa hanya nama-nama lama, cerita lama, dan persahabatan yang kembali menemukan ruangnya.
Kamera kemudian menjadi saksi. Para alumni berfoto bersama dengan berbagai gaya unik di depan backdrop kegiatan.
Satu foto mungkin hanya membutuhkan beberapa detik untuk diabadikan. Namun, foto itu menyimpan perjalanan empat dekade yang tidak mungkin diulang.
Family gathering tersebut juga melahirkan harapan yang lebih jauh. Kebersamaan Angkatan ’86 diharapkan tidak berhenti pada reuni dan nostalgia, tetapi dapat menjadi energi untuk memberikan kontribusi bagi SMPN 5 Pamekasan.
Para alumni berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin. Pengalaman dan perjalanan hidup yang mereka miliki diharapkan dapat menjadi bagian dari dukungan bagi para siswa dan generasi penerus almamater.
Empat puluh tahun ternyata bukan akhir dari sebuah persahabatan. Justru menjadi bukti bahwa hubungan yang dibangun sejak bangku sekolah dapat bertahan melewati perubahan zaman.
Minggu itu, mereka mungkin datang dengan usia yang berbeda dari ketika pertama kali mengenakan seragam SMP.
Namun, ketika odong-odong bergerak membawa mereka pulang, ada satu hal yang terasa sama seperti empat puluh tahun lalu: mereka masih memiliki teman untuk tertawa bersama.
Karena pada akhirnya, reuni bukan tentang menghitung berapa lama telah berpisah.
Reuni adalah tentang menyadari bahwa setelah 40 tahun berlalu, masih ada orang-orang yang membuat kita merasa seperti kembali menjadi anak SMP.
